Saya mulai kenal Tenis Meja waktu SMP main di Kampung, terus waktu SMA main tingkat Kabupaten. Awal 70 an seiring kuliah di Jogya, mulai main di Kampus dan bisa juara 2 UGM kalah dengan Locky (sekarang Dokter) Di Jogya ini saya mulai mngenal Atlit Jogya Suseno, Doso Priyono dan juga Pak Farid. Waktu itu saya juga melihat atlit Jabar Otong, Rojak, Iqbal yang sedang main di Kridosono Jogya. tahu 1975, saya juara kabupaten Klaten dan bersama Kwok Hung, Wang Yung dikirim Ke Manahan Solo, disana Melihat Imananang, Suhartono, Chendung Hadi susanto, Giok Liang Candra Sugiarto .
Berbicara Tenis Meja tidak bisa lepas dari Bp Wikanta dan anak-anaknya seperti Kurniawan Bambang, Edy, Budi dan satu lagi yang perempuan, dari Kota Ambarawa Mengukir Prestasi Tenis Meja di tingkat Nasional. Dan saya pribadi banyak Belajar Dari Kurniawan bagamana memanage tenis meja dengan Penuh Disiplin dan Ketat dalam Pelaksanaan Event Kejuaraan Tenis Meja. Seperti Kejurda Kelompo Umur Yang Pertama di Tegal, Kejurnas di GOR Simpang lima, Benawi Cup 1- 4, Klaten Cup 1-3, Pemuda Cup Binora Cup dan masih banyak event Kegiatan lainnya, termasuk Bagamana Merintis Berdirinya Pelatnas Jarum Kudus yang Luar Biasa .
Selain Kudus dn Rembang, di Pati ada Atlit Handoko dan Pak Mulyano sebagai Pembina yang luar biasa dedikasinya dan saat ini ada atlit andalan Jateng PUTRI namanya. O ya tidak kita lupakan Tokoh dari Juwana Almarhum Pak Johan yang beberapa kali mengadakan Event Rajawali Cup. Mari kita menuju Solo dengan Atlit-atlitnya Djoko Purwoko, Kho Fei, Hermiati, Aliana dan Santosa (Juara Pelajar / Yunior Nasional ), dan ada Haryanto Juara Klaten Cup 3, yg kesemuanya adalah Atlit-atlit yang sangat luar biasa dalam berlatih dan bertanding.
Adapun para Pengurusnya Prof. Aris, Pak Darto, Rima dan lain-lain, serta last Not But leas adalah Pak Farid Muhamad yg sampai saat ini masih sangat eksis dengan DWI BENGAWAN dan PTMSI Sukoharjo yang memunculkan atlit-atlit seperti Sena, Anggi dan yang lain Sebagai Juara Umum Kejurprov Kelompok Umur di Magelang .
Dekat Solo ada Wonogiri dengan Pak Darto sebagai Pembina yang gigih dengan atlit-atlit lokalnya Buyung, Totok, Mulyok, Bowo. Untuk Klaten dengan Trio Sigit (Pemegang Emas PON Pertama Jateng), Ismu, Anang yang (saat ini sebagai pelatih ragunan) di dukung atlit-seperti Anang Masfuad, wahyu Satya, Oong, Bahana, Agus, Anwar, Budi dan yg lain pernah Tahun 88 Juara Umum Kejurda Kelompok Umur di Wonogiri ngalahkan Kudus yg atlit nya Gabungan Jarum dn Sukun .
Berbicara Tenis Meja Jateng tidakk bisa lepas dari Kudus dan PTM Sukunnya, Dengan Ketua umum PTMSI yang pertama saya kenal Bp Edy Dosen / Rektor UMK, Dan Dari Sukun Bp Sumarno, Pak Darno, dan yg lain dgn Atlit-atlitnnya Muhlisin, disusul beberapa atlit dari luar seperti Johny da costa, Murtado, dan banyak Pemain-pamain mudanya yang luar biasa seperti Artanti dan Farida dari Rembang ynag Semangat dan daya juang nya luar biasa. (Mbak Henny mulai gabung Sukun saya lupa tahun berapa). Selain Sukun ada PTM/PELATNAS JARUM dengan Pak Prasetyo sebagai Komandan dengan Para Pelatih Muslikhan, Slamet Raharjo, Koh Junaedi, P Ngasminto dengan Dr Bing Kusnan selaku Pelatih Kepala. Atlit PTM nya ada Andreas Tan Swie Hong dan Atlit Pelatnas sbagian besar dari Luar Jateng, seperti Anton Suseno, Thorik, Chen chen, Sigit, Ismu, Anang, Anneu, Siti Sundari, Evi Sumendap, Mulatsih dan banyak lagi atlit yang keluar masuk. Catatan Khusus untuk Evi dan Mulatsih Jebolan SMP/A Ragunan Menjadi Andalan Atlit Nasional selama puluhan tahun dan beberapa kali Medali Emas Sea games .
Dari Solo Raya kita geser ke Salatiga disana ada Pak Robani Tokoh/ Ortu yg Luar biasa dari Atlit dua bersaudara Naniek dan Wahyuningrum yang selama satu Dekade malang melintang di Event-even Jateng Maupun Nasional. Wahyu di level jateng sering Juara satu dan di Nasional sering jg masuk 4 besar. Berkat Tenis Meja sekarang keduanya sudah mapan jadi ASN. Dari Salatiga saya ingat di Tegal ada Ada Atlit Pi angkatan 1975 INDRA SUSANTI dan ada Titi Kartika dan Darmanto, Mey Sang dengan Pelatih You Fung. Dari Pantura masuk ke Wonosobo dengan Pak Kienhwa yang sampe saat ini juga masih aktif dan Punya atlit Widodo lulusan Ragunan angkatan Hardiyan atlit Klaten yang saat ini Hijrah ke Papua .
lanjut ke Banjnegara di sana ada tokoh Pak .....
lupa namanya ...Bapak nya Nur Hidayat atlit Handal yang gabung dengan Sukun .
semoga Saat ini dan yang di Banjar di bawah Pak Ajang tetap Eksis dan solid.
Untuk Jalur Selatan waktu dulu saya kurang banyak info, Hanya beberapa tahun terakhir ini dengan atlit-atlit Cilacap yang masuk PPLP, khususnya dengan Masternya LILIS dan juga Sabila, CILACAP Menjadi Kekuatan yang Luar Biasa di Jateng ini . Sebagai catatan beberapa kali kalau ada event Kejuaraan di Klaten Kontingen Cilacap 3 Mobil an sering tidur di Rumah Wisma Binora .
Demikian teman-tman semua tulisan saya yang dapat saya ingat mengenai Atlit dn Tokoh Tenis Meja Jateng masa-masa lalu , maaf banyak kota dan nama-nama yang terlupakan / terlewatkan ...
MARI BERSATU PADU UNTUKK KEJAYAAN TENIS MEJA JATENG ....
oleh: Djoko Sutrisno






0 comments:
Post a Comment